Geopolitik Energi

September 9, 2007

APEC : PELUANG ATAU ANCAMAN

Filed under: Uncategorized — merdeka1978 @ 8:47 pm
Tags: , , , , , , , ,

APEC : PELUANG ATAU ANCAMAN

Oleh Ichsanuddin Noorsy

Usai sudah pertemuan 21 pemimpin negara Asia Pasifik yang digelar di Sidney 7-9 September. Sejak awal subyektivitas Perdana Menteri Australia John Howard yang “bersaudara secara ideologis” dengan sikap pandang pemimpin negeri Paman Sam sangat nampak dalam soal pengurangan efek gas rumah kaca sebagai wujud persoalan pemanasan global. Bahkan subyektivitas itu diikuti dengan gagas penggunaan teknologi ramah lingkungan. Untuk mengemas dengan baik dua masalah ini, Perdana Menteri John Howard menganjurkan agar dunia internasional dan anggota APEC mendukung pengaturan kebutuhan enerji. Dengan meyakinkan dia juga merekomendasikan agar para anggota APEC berkomitmen untuk melakukan menghemat enerji hingga 25% pada tahun 2030 beriring dengan upaya menurunkan efek gas rumah kaca. Namun efek rumah kaca sebagai perubahan iklim ini merupakan kewenangan Konvensi Rangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC). Untuk kepentingan itulah AS dan RI menandatangani kerjasama penghutanan kembali (reforestry). Dalam kerjasama itu Pemerintah AS menggunakan uang pajak warga AS sebesar USD 20 juta yang “katanya” untuk mencegah kerusakan hutan Indonesia. Dan sudah diduga sebelumnya, kesepakatan AS dan Indonesia itu “dikuntit” Australia sehingga RI pun menandatangani kerjasama RI-Australia di bidang kehutanan. Kerjasama kehutanan ini termasuk upaya meningkatkan luas hutan di negara-negara APEC, sedikitnya 20 juta hektar dalam 13 tahun ke depan. Indonesia menyepakati isu lingkungan ini dengan alasan penyelamatan hutan dan terumbu karang.

(more…)

Advertisements

September 8, 2007

ORANG GILA DI ACARA APEC!! (new!)

Filed under: Uncategorized — merdeka1978 @ 9:49 pm
Tags: , , , ,
Sabtu, 08 September 2007
 
 
 

“Pesta” ASEAN di Texas
Lidah Bush Terpeleset, APEC Disebutnya OPEC

 

Sydney, Jumat – Presiden AS George W Bush, Jumat (7/9), mengundang pemimpin ASEAN ke Crawford, Texas, tempat peristirahatan Bush. Di sana, Bush menjamu pemimpin ASEAN untuk merayakan 40 tahun berdirinya ASEAN. Kemungkinan besar pemimpin Myanmar Than Swe tidak dikehendaki kehadirannya.

Dua hari lalu Bush mengecam junta militer Myanmar sebagai pemimpin yang tidak bisa dimaafkan karena tindakan brutal terhadap warga Myanmar. Bush menyampaikan undangan itu kepada tujuh pemimpin ASEAN saat makan siang di Sydney.

Presiden Filipina Gloria Macapagal-Arroyo turut hadir pada acara makan siang itu. Perayaan di Texas itu dilakukan karena Bush tidak jadi hadir di Singapura, yang sempat direncanakan, untuk merayakan 40 tahun ASEAN sebagai pertanda kedekatan hubungan AS dengan ASEAN.

“Dia (Bush) mengundang kita ke Texas,” kata Arroyo. “Kita akan memenuhi undang itu demi kenyamanan ASEAN,” kata Arroyo, yang tidak menjelaskan apa yang ia maksudkan sebagai kenyamanan ASEAN itu.

Perayaan 40 tahun ASEAN pada 8 Agustus lalu dilakukan di Jakarta. Sepanjang kunjungan Bush ke Indonesia, ia selalu pulang hari dan tidak menginap. Anggota ASEAN yang juga menjadi anggota APEC adalah Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Kamboja, Laos, dan Myanmar bukan anggota APEC.

(more…)

Blog at WordPress.com.