Geopolitik Energi

June 6, 2007

ENERGY SECURITY DAN DCA SINGAPURA-INDONESIA (new!!)

Sejak 27 April 2007, publik Indonesia meributkan isi (ataupun perihal) perjanjian pertahanan antara Singapura dan Indonesia. Perjanjian tersebut adalah DCA (Defence Cooperation Agreement). Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Menteri Pertahanan RI Juwono Sudarsono dan Menteri Pertahanan Singapura Teo Chee Hean di Tampak Siring, Bali. DCA ini merupakan hasil negoisasi panjang antara Indonesia-Singapura. Awalnya Indonesia mikir-mikir, gak tahunya cing cay juga tuh ama Singapura (link: detikcom).

Walaupun latihan bersama antara Indonesia dan Singapura bukanlah hal baru di antara kedua negara, tapi kali ini perdebatan di elit politik sempat panas. Benarkah perjanjian tersebut (DCA) merugikan Indonesia dan HANYA menguntungkan Singapura? Pihak Indonesia yang benar-benar mblegedes?

 

10 Comments »

  1. aku share/embed yaaaaaaaaaa ……. iyaaaaaaaaaaaa

    Comment by gertak.or.id — July 5, 2007 @ 3:53 am | Reply

  2. Negara kita sebenarnya banyak orang pinternya tapi management pemerintahan yang tidak solid (rentan, mudah disuap, diadudomba) membuat kita sering dikibuli, ditipu, dicuri, dijajah negara lain. Ini sejak jaman kerajaan-kerajaan. Kita sendiri yang harus mengubah mental dan akhlak kita agar menjadi bangsa yang solid sehingga disegani negar-negara lain.
    Mengomentari tulisan di atas, mohon kepada Bapak-bapak “decision maker” amat sangat berhati-hati apabila membuat perjanjian dengan Singapura. Negara ini sangat licik dan tidak punya hati dan yang paling berbahaya bagi Indonesia adalah dia tahu oknum kita mudah disuap dan dia punya senjata untuk melakukan itu.
    Kumpulkan tim personnel brilliant dan anti suap dari segala unsur ditambah diplomat-diplomat ulung. Kita harus percaya diri kita bisa berdiri sama tinggi dengan negara lain. Tak ada satu negara asing pun yang boleh mendikte, memaksa, menyuap, mengganggu, mencuri, menghina ataupun ikut mengontrol negara kita.

    Comment by 070707 — July 14, 2007 @ 5:57 pm | Reply

  3. kita sebenarnya harus mendukung pemerintahan kita,agar bisa berjalan dengan baik dan tidak tertunda-tunda. kita sebagai warga negara yang memiliki wilayah yang cukup luas yang tidak mudah untuk dijaga. kita pasti membutuhkan tempat dan fasilitas yang sesuai dengan kondisi di dunia khususnya kondisi pertahanan di indonesia tercinta..
    Seharusnya kita menyetujui kerja sama antara indonesia dan singapura agar kita bisa belajar bersama dan bertukar pikiran mengenai strategi pertahanan negara.tapi intinya pemerintah indonesia pintar membaca pergerakan yang dilakukan negara asing yang mau berkerja sama.kita harus bisa memanfaatkan kesempatan ini (habis manis sepah dibuang)..!!itu baru namanya politik BOS..!!Saya yakin negara indonesia bisa lebih maju lagi,agar tidak di bodohi seperti sekarang ini..!

    Comment by dinda — July 20, 2007 @ 7:54 pm | Reply

  4. pemerintah seharusnya konsultasi dulu dengan pemda setempat. kalau seperti ini kan repot.nelayan mau melaut dimana? anak istrinya mau diberi makan apa?

    Comment by kieeeeeee — July 21, 2007 @ 12:10 pm | Reply

  5. HATI-HATI DIBELAKANG SINGAPURA ADA AMERIKA DAN ISRAEL(ZIONIS)MEREKA PUNYA MAKSUD TERTENTU.JANGAN SAMPAI NEGARA KITA DIJADIKAN KAMP MILITER MEREKA….WASPADALAH…WASPADALAH…….

    Comment by kieeeeeee — July 21, 2007 @ 12:18 pm | Reply

  6. semoga…semoga..semogaa… kita tetep dan makin merdeka…

    Comment by dedy — August 22, 2007 @ 9:55 am | Reply

  7. ok ni

    Comment by rio — August 29, 2007 @ 3:13 pm | Reply

  8. ya..emang dasar pejabat indonesia rentan ma duit…
    padahal setiap keputusan mereka sangat sensitif…

    sebentar lagi kalo tidak ada action apa2 terhadap kondisi pelabuhan kita yang dibilang ga aman ma negeri paman sam sana, bisa bisa kita makin ga berdaya karena tiap mo export import jadi 100 persen dikendalikan oleh kelurahan singapura.

    singapura yang sedari kecilnya (red: awal berdirinya) sudah dididik untuk mendikte perdagangan Indonesia dengan kata lain mengendalikan jalur perdagangan dunia-indonesia. Dan ini sudah di awali sejak jaman perdagangan arab-india ke Indonesia dahulu kala. Inggrislah dibelakang singapura….

    sekarang singapura yang makin bernafsu menguasai aset strategis, dari mulai telekomunikasi, pelabuhan, jalur udara, dan sekarang coba dikit2 untuk unjuk gigi kekuatan angkatannya…

    fiuh…cape mikirin negara ini….

    Comment by jack — September 10, 2007 @ 3:15 pm | Reply

  9. ya..ya..ya.. begitulah watak para pemimpin di negeri kita, pada “kemaruk” dan ga memprioritaskan rakyat. padahal jelas-jelas klo daerah yang digunakan buat latihan militer adalah daerah pemukiman warga. bayangkan klo selama 25 hari dalam sebulan warga ga bisa merasakan yang namanya keamanan karena ada orang asing yang lagi latihan perang. belum lagi klo ngebayangin gimana kondisi daerah itu nanti setelah 25 th?? wowww…limbah perang pasti banyak buangeeetttt!!! bisa jadi kita bakal mudah nemuin dinamit ato bom yang masih aktif pas lagi jalan2. iiihhh…atut..!!

    Comment by indah — April 12, 2008 @ 1:24 pm | Reply

  10. emang tanah air qt arena perang enak aja..latian perang di Singapor ja skalian agresi ksana..biar mrk tao air tenang g slmx dangkal..

    Comment by gadiz — January 24, 2009 @ 5:16 am | Reply


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: